Projek instalasi fiber optik
Proyek ini merupakan kegiatan instalasi jaringan fiber optik yang meliputi pemasangan Optical Termination Box (OTB), Optical Distribution Point (ODP), dan Optical Distribution Cabinet (ODC). Dalam pelaksanaannya, saya berperan aktif sebagai installer ODP sekaligus koordinator tim, yang bertanggung jawab mengatur alur pekerjaan serta memastikan seluruh proses instalasi berjalan sesuai dengan standar teknis dan keselamatan kerja. Selain itu, saya juga mengoordinasikan rekan-rekan tim di lapangan, membagi tugas secara efektif, serta memastikan komunikasi antaranggota berjalan dengan baik agar pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu
Proyek ini merupakan kegiatan perancangan (desain) jaringan Fiber to the Home (FTTH) dengan memanfaatkan aplikasi Google Earth sebagai media pemetaan dan perencanaan jaringan. Dalam pelaksanaannya, saya berperan dalam berkoordinasi dengan tim untuk menyusun desain jaringan yang efektif, efisien, dan sesuai dengan kondisi geografis di lapangan.
Proses perancangan dilakukan dengan menganalisis citra satelit untuk menentukan jalur penarikan kabel fiber optik, lokasi penempatan perangkat jaringan seperti ODC, ODP, dan jalur distribusi pelanggan, serta memperhitungkan jarak, aksesibilitas, dan potensi hambatan di lapangan. Koordinasi dengan tim dilakukan secara intensif guna menyamakan persepsi desain, membagi tugas analisis wilayah.
Project ini berfokus pada kegiatan pengoperasian drone untuk keperluan pemetaan wilayah secara akurat dan efisien. Proses pekerjaan meliputi perencanaan misi penerbangan, penentuan area pemetaan, pengaturan parameter terbang seperti ketinggian dan overlap, hingga pelaksanaan penerbangan menggunakan drone. Data citra yang diperoleh kemudian diolah menggunakan perangkat lunak pemetaan untuk menghasilkan peta orthomosaic, model permukaan, serta informasi spasial lainnya. Project ini bertujuan mendukung kebutuhan analisis wilayah, inventarisasi aset, serta perencanaan dan pengelolaan lingkungan atau infrastruktur.
Hasil dari drone mapping berupa data citra udara beresolusi tinggi yang mampu menggambarkan kondisi wilayah secara detail dan akurat. Data tersebut diolah menjadi peta orthomosaic, model permukaan tanah.Hasil pemetaan ini memberikan gambaran nyata kondisi aktual wilayah sehingga sangat membantu dalam pengambilan keputusan, perencanaan pembangunan, pemetaan aset, maupun evaluasi kondisi lingkungan.
Pengecekan redaman jaringan fiber optik dilakukan menggunakan Optical Power Meter (OPM) dengan cara mengukur daya optik pada ujung link, kemudian hasil pengukuran dibandingkan dengan daya keluaran sumber cahaya (light source) untuk mengetahui besar redaman total pada jalur tersebut.
Melakukan instalasi Optical Termination Box (OTB) dilakukan sebagai titik terminasi kabel fiber optik, dengan penataan core, proses splicing, dan pelabelan yang rapi untuk memastikan koneksi stabil serta memudahkan pemeliharaan jaringan
Melakukan splicing (penyambungan core) fiber optik menggunakan fusion splicer dengan memperhatikan kebersihan serat, penyelarasan inti, serta pengujian hasil sambungan untuk memastikan redaman tetap rendah dan sesuai standart